RSS

KofeNoir Coffee Shop, Ketenangan adalah Keharusan

27 Jun

Oleh : Anisa Titisari

Istilah Kafe berawal dari bahasa Perancis, yaitu café yang secara harafiah sebenarnya adalah (minuman) kopi. Di tempat asalnya, kafe biasanya hanya didatangi oleh para penikmat kopi. Tentu saja karena hal yang ditawarkan hanya berupa (minuman) kopi. Tetapi, kemudian semakin berkembang menjadi sebuah tempat di mana seseorang bisa melakukan kegiatan minum-minum,  tidak hanya kopi, tetapi juga minuman jenis lainnya, seperti juice atau pun teh. Bahkan tak jarang, sebuah kafe mampu menawarkan menu makanan dari snack hingga main course. Di Indonesia, terutama di Jogjakarta, tak diragukan lagi usaha mendirikan sebuah kafe banyak dilirik. Jogja merupakan daerah yang didominasi oleh para remaja dari seluruh Indonesia yang notabene merupakan mahasiswa di berbagai universitas yang ada. Sehingga keberadaan kafe sangat diharapkan sebagai tempat bertemunya remaja-remaja tersebut. Semua sudut kota hampir sebagian besar dipadati oleh spot-spot kafe. Semenjak ini, tingkat konsumsi akan kafe meningkat. Banyak sekali tempat-tempat baru yang bersaing menawarkan bentuk dan dekorasi yang cantik, pelayanan, jam buka yang lama (bahkan) hingga dini hari, menu makanan serta minuman yang setara dengan kafe modern. Hal inilah yang mendasari sebuah kafe di Jogja menjadi ajang berkumpulnya remaja-remaja hingga berjam-jam dan tak hanya menginginkan menu yang disajikan (lagi), tetapi juga menikmati tempat serta pelayanan yang ditawarkan. Tetapi lambat laun, kebiasaan tersebut tidak lagi menjadi alasan utama seseorang datang ke sebuah kafe. Mulai ada orang yang datang sendiri hanya untuk sekedar memesan menu, melepas penat dan menikmati suasana kafe.

Lihatlah sebuah kafe yang terletak di Jalan Kaliurang Km. 7 No. 12 B, bagian utara wilayah Jogjakarta. Kafe ini berada jauh dari tempat-tempat nongkrong mainstream ataupun lingkungan kampus. Stefanie (panggil Stefie) mahasiswi lulusan diploma perhotelan Universitas Genting Inti International College di Malaysia mengawali ide untuk membuka kafe ini. Wanita yang mempelajari berbagai macam ilmu perhotelan ini kepincut dengan salah satu ilmu yaitu, Barista. Alhasil, berdirilah sebuah kafe yang diberi nama dari kreasinya sendiri yaitu KofeNoir (Kopi Hitam) Coffee Shop pada bulan Mei 2010.

Kafe ini pertama kali launching hanya memiliki 6 macam menu makanan karena pada awalnya yang ingin ditonjolkan kafe ini adalah menu kopinya. Seiring waktu, mayoritas minat konsumen kafe di Jogja adalah ke suatu bentuk penyajian Dessert. Dari sinilah, sang pemilik mengembangkan ilmunya dengan menambahkan menu makanan di kafenya. Ia membuat berbagai macam menu dessert dan mengkreasikannya sebagai menu pendamping teh dan kopi Anda. Lihat saja paket cupcake yang diberi topping cream dihiasi coklat di atasnya atau muffin bertabur choco chip yang lucu. Selain itu, masih ada Apple Pie dan Klappertart yang tak kalah menggiurkan. Menu ringan seperti French Fries, Sandwich, French Toast, Crème Brulle, ataupun berbagai macam kreasi Pancake juga menghiasi deretan menu makanan yang disediakan. Anda juga bisa mencicipi Spaghetti Bolognese, sepiring mie khas Itali yang diberi saus Bolognese lengkap dengan taburan peterselli di atasnya. Untuk minuman, KofeNoir menawarkan menu coffee (hot/ice), ice blended, milk, smoothies dan tea (hot/ice). Kopi yang ditonjolkan adalah Basic Coffee untuk semua jenis. Beberapa contoh kopi yang ditawarkan adalah Hot Cappucino, Hazelnut Latte, Double Espresso, Hot Americano dan Vietnam Drip. Minuman lain berupa kreasi minuman dingin yaitu, Ice Blended Oreo Bliss, Ice Blended Almond Nutty, Ice Cafelatte, Dilmah Blackcurrant Ice Tea, Banana Smoothies dan Lime Squash yang dijamin dapat menyegarkan tenggorokan dan pikiran Anda.

Keunggulan yang menjadikan kafe ini berbeda dari kafe lainnya adalah tempat yang sangat nyaman dan tenang. Penerangan yang dipakai pun remang-remang dengan ditemani alunan music yang slow. Pemilik memisahkan ruang untuk para perokok (smoking) di lantai 1 dan yang tidak merokok (non smoking) di lantai bawah. Oleh karena itu, konsumen yang datang pun menjadi nyaman dan tidak terganggu.

Tak usah khawatir dengan rasa yang ditawarkan dari menu-menu KofeNoir. Dijamin tidak akan mengecewakan lidah Anda. Harga yang dibanderol juga tak membuat kantong ataupun dompet kehilangan nafas. Untuk secangkir Hot Capuccino, Anda hanya perlu membayar sekitar Rp. 14.000,- atau makanannya yang berkisar Rp. 8.000,- sampai Rp. 22.500,-. Belum lagi ditambah diskon yang diberikan apabila Anda sering datang ke kafe ini. Itupun jika Anda datang sendiri, pemilik dengan senang hati memangkas biaya pajak/tax makanan Anda.

Selain deretan keunggulan tersebut, KofeNoir juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu tempat duduk atau kursi yang kurang nyaman serta tempatnya yang terbilang kecil. Namun terlepas dari kekurangan tersebut, kesengajaan sang pemilik untuk menjadikan kafenya sebagai tempat yang tenang, dan sepi, menjadikan suasana di KofeNoir ini termasuk keunggulan yang tidak dapat disamakan dengan kafe-kafe lain. KofeNoir layak menjadi salah satu alternative kafe di Jogja yang jauh dari hingar bingar dan cocok dijadikan sebagai alternative tempat belajar, membaca, ataupun yang hanya ingin menikmati suasana kafe bergaya Eropa, Perancis.

Sumber foto : Pribadi

 
Leave a comment

Posted by on June 27, 2011 in Tempat Asik, Uncategorized

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: