RSS

Monthly Archives: July 2011

Apa Itu Vanilla?

Oleh: Elsa Mareta

Bagi yang memiliki hobi membuat kue atau cake, pasti tak asing lagi dengan salah satu bahan yaitu vanilla atau vanili. Bahan vanilla atau vanili ini banyak sekali dijumpai dengan bentuk vanili crystal atau vanilla ekstrak. Indonesia sendiri merupakan negara produsen dan eksportir vanili kedua terbesar setelah Madagaskar. Hal ini seharusnya menjadikan masyarakat kita lebih memilih menggunakan vanili yang fresh karena aroma yang ditimbulkan lebih wangi dan tentunya lebih sehat karena bebas bahan pengawet ataupun bahan campuran lainnya.

 

Yang berada di wilayah DI Yogyakarta, bahan vanilla ini bisa ditemukan di kawasan Pasar Beringharjo. Pasar yang letaknya di ujung selatan Jalan Malioboro ini menyediakan berbagai macam aneka jualan. Mulai dari sandang, pangan, ataupun tetek bengek bahan-bahan kue, otomotif, perlatan rumah tangga, dan masih banyak lagi. Pasar ini terbagi menjadi tiga lantai sesuai dengan kategori penjualan. Untuk mendapatkan vanilla ini, cukup mendatangi petak-petak penjualan jamu di lantai 1 sebelah belakang. Lantai ini menjual berbagai jamu-jamu tradisional dengan harga yang relatif terjangkau, menurut jenis-jenis jamunya. Tetapi, jangan kaget dengan aroma jamu yang sangat menyerbak di lantai ini :).

Untuk bahan vanila, harga yang ditawarkan lumayan merogoh kocek. Sekilo vanilla dapat mencapai harga Rp. 300.000/kg. Tapi jangan khawatir, kita dapat membelinya dalam jumlah yang dibutuhkan. Seikat vanila dijual dengan kisaran harga mencapai Rp. 40.000,-. Jenis vanila ini ada yang berbentuk stick (batang) atau polong. Adapun cara menggunakannya adalah denan membelah polong dan  mengikis isinya dengan pisau atau sendok. Isi polong  berupa butiran-butiran kecil berwarna coklat kehitaman dan tentu saja aroma yang dihasilkan sangat tajam. Pemakaian vanilla fresh bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Dalam satu resep adonan kue atau cake, anda bisa menggunakan 1-2 polong vanilla.

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on July 26, 2011 in Tulisan, Uncategorized

 

Tags:

Bread Pudding with Jackfruit

This slideshow requires JavaScript.

Bahan:

10 lembar roti tawar tanpa kulit

2 butir telur

500 ml susu tawar/ susu fresh

150 gr gula atau sesuai selera

¼ sdt garam

10 mata nangka

Cara membuat:

  1. Robek-robek roti tawar menjadi kecil-kecil atau di potong-potong, lalu rendam dengan susu.
  2. Potong nangka menjadi kecil-kecil, bisa kotak-kotak ataupun dipotong memanjang.
  3. Kocok telur dalam mangkuk menggunakan garpu.
  4. Masukan gula,  garam,  dan telur pada roti yang sudah direndam. Campur hingga adonan menjadi  tercampur rata dan roti tawar hampir hancur.
  5. Masukan dalam cetakan pudding atau mangkuk alumunium foil.
  6. Kukus selama 10 menit, dinginkan, masukan dalam lemari pendingin, sajikan.

Celotehan dari dapur:

  1. Jika membeli roti tawar berkulit, bisa tetap digunakan atau dibuang kulit pinggiran berdasar selera. Apabila tetap digunakan, hasil dari puding akan menjadi agak kecoklat-coklatan.
  2. Jika tidak menyukai buah nangka, dapat diganti dengan kelapa muda, pisang, atau sawo.

Elsa Mareta

 
Leave a comment

Posted by on July 26, 2011 in Resep

 

Tags: ,

Pene with Spicy Sauce

Sauce pasta pada umumnya cenderung berasa asam, karena di Itali sendiri (negara asal pasta), tomat merupakan sayuran yang sangat digemari. Nah, kali ini kita akan membuat sebuah pasta dengan sauce yang tidak hanya asam tetapi juga pedas. Bahkan bagi penyuka pedas bisa ditambahkan potongan cabe rawit merah atau cabe rawit yang sudah dihaluskan.

Bahan:

250 gr pasta pene

4 sdm Minyak/salad oil

Keju (cheddar/permesan)

Sauce:

300 gr daging cincang/giling

1 buah bawang bombay

1 sdm tomatto paste (biasanya dijual dalam kaleng)

2 buah tomat, rebus sebentar, hilangkan kulit dan bijinya, cincang halus atau diblender.

4 sdm sauce sambal

4 siung bawang putih

2 sdm butter/mentega/minyak

1 sdt garam halus

½ sdt merica bubuk

4 helai Bay leaf

3 Batang seledri

2 jumput Oregano

2 jumput Basil

Cara membuat:

  1. Rebus pene dalam air mendidih yang diberi garam dan salad oil.
  2. Tiriskan. Beri salad oil agar tidak lengket.
  3. Cara membuat sauce:
    1. Saute bawang putih, bawang bombai dan batang seledri sampai harum dan layu.
    2. Tambahkan daging cincang, aduk sampai berubah warna, masukkan air kaldu.
    3. Masukkan tomatto paste dan tomat yang telah dihaluskan.
    4. Bumbuhi dengan bay leaf, oregano, basil, garam dan merica bubuk.
    5. Masak sampai sauce mengental dan masukan pene, masak hingga tercampur rata.
    6. Sajikan dengan taburan keju diatasnya.

Celotehan dari dapur:

  1. Merebus pasta diusahakan tidak over cook dan harus tetap  al dente, untuk mengecek kematangan pasta adalah dengan gigitan.
  2. Bumbu-bumbu seperti oregano, bay leaf dan basil tidak banyak dijual dalam bentuk segar di Indonesia, kebanyakan di jual kering, bisa di dapatkan di supermarket.
  3. Pasta sendiri bisa disajikan dengan berbagai macam sauce termasuk sauce yang bisa kita buat dari sarden lho.
  4. Cara menyajikan pasta itu bisa disajikan dengan sauce disiram diatasnya atau pasta dicampur dengan sauce. Kalo pasta dicampur dengan sauce biasanya rasanya lebih meresap dan enak.
  5. Kalo tidak suka daging, protein bisa diganti dengan ayam atau ikan salmon atau tuna

Elsa Mareta

 
Leave a comment

Posted by on July 26, 2011 in Resep, Uncategorized

 

Tags: