RSS

From the Garden of Culinary Romance

This is October and there are several things to celebrate and mourn, from two October Revolutions up to The Infamous October Coup more than 40 years ago (and don’t forget today’s #OccupyWallStreet). But after last month’s #WhiteTerror screening our amateur librarians and programmers have decided to take a short break from doing such a hardcore subject and thus, along with our friends, those chefs and cinephiles at KenyangBego and Cinema Poetica, planned to go with a  “reunion screening”, you name it, on stories of having good dishes over disastrous relationship. Since the former are extraordinary chefs, they would come over with the best hot stuff to fill in your stomach. All is invited.

Ini adalah Oktober, dan ada beberapa hal untuk dirayakan maupun diratapi: dari dua Revolusi Oktober hingga kudeta Oktober tak dikenal 40 tahun lalu (jangan lupakan pula #OccupyWallStreet belakangan ini). Tapi pasca-program pemutaran #WhiteTerror bulan lalu, programer dan pustakawan amatir kami memutuskan untuk sejenak rehat dari topik-topik berat. Bersama kawan-kawan chef di KenyangBego dan sinefil di Cinema Poetica, kami merencanakan, sebut saja, “pemutaran (film) reuni” tentang  kisah-kisah santap-hidangan menyenangkan dalam suasana hubungan yang laiknya petaka. Berhubung KenyangBego berisi chef-chef sungguhan, mereka akan hadir dengan kudapan lezat pengisi perut Anda. Siapapun boleh datang!

EAT DRINK MAN WOMAN

(Ang Lee | 1994 | Drama | 124min)

Kamis, 13 Oktober 2011, 19.00 WIB, di Perpustakaan Literati.

Senior Master Chef Chu lives in a large house in Taipei with his three unmarried daughters, Jia-Jen, a chemistry teacher converted to Christianity, Jia-Chien, an airline executive, and Jia-Ning, a student who also works in a fast food restaurant. Life in the house revolves around the ritual of an elaborate dinner each Sunday, and the love lives of all the family members.

Chu, seorang Master Chef senior, tinggal di sebuah rumah megah di Taipei bersama tiga anak perempuannya yang masih lajang: guru kimia yang masuk Kristen, Jia-Jen, pegawai eksekutif maskapai penerbangan, Jia-Chen, dan seorang siswi yang sekaligus pegawai restoran cepat saji, Jia-Ning. Mereka tinggal di rumah yang akrab dengan ritual makan yang rumit tiap Minggu dan kehidupan cinta para anggota keluarga.

—————————————————————————————————————————————————————–

THE COOK THE THIEF HIS WIFE & HER LOVER

(Peter Greenaway | 1989 | Drama | 124min)

Jumat, 14 Oktober 2011, 19.00 WIB, di Perpustakaan Literati.

The wife of a barbaric crime boss engages in a secretive romance with a gentle bookseller between meals at her husband’s restaurant. Food, colour coding, sex, murder, torture and cannibalism are the exotic fare in this beautifully filmed but brutally uncompromising modern fable which has been interpreted as an allegory for Thatcherism.

Istri seorang bos kriminal barbar terlibat affair dengan seorang penjual buku yang ramah saat mereka makan di restoran sang suami. Makanan, warna film, seks, pembunuhan, penyiksaan, dan kanibalisme adalah menu eksotis dalam film yang indah ini. Namun juga merupakan fabel modern nan brutal tanpa kompromi, yang ditafsirkan sebagai alegori atas Thatcherisme.

—————————————————————————————————————————————————————–

BIG NIGHT

(Campbell Scott & Stanley Tucci | 1996 | Drama | 107min)

Sabtu, 15 Oktober 2011, 19.00 WIB, di Perpustakaan Literati.

Primo and Secondo are two brothers who have emigrated from Italy to open an Italian restaurant in America. Primo is the irascible and gifted chef, brilliant in his culinary genius, but determined not to squander his talent on making the routine dishes that customers expect. Secondo is the smooth front-man, trying to keep the restaurant financially afloat. The owner of the nearby Pascal’s restaurant, enormously successful (despite its mediocre fare), offers a solution – he will call his friend, a big-time jazz musician, to play a special benefit at their restaurant. Primo begins to prepare his masterpiece, a feast of a lifetime, for the brothers’ big night.

Adalah Primo dan Secondo, dua bersaudara yang pindah dari Italia ke Amerika untuk membuka sebuah restoran Italia. Primo seorang yang pemberang dan koki berbakat sejak lahir, namun bersikukuh tidak menyia-nyiakan talentanya untuk sekadar rutinitas masak-memasak guna memuaskan pelanggannya. Sedangkan Secondo adalah seorang pemimpin yang lembut, berusaha menjaga usahanya tetap stabil secara finansial. Pemilik warung sebelah, Restoran Pascal, yang sangat sukses (meski pasang harga murah) pun datang menawarkan solusi – dia akan mengundang temannya yang seorang musisi jazz ternama untuk tampil di restoran mereka. Primo mulai menyiapkan mahakaryanya, satu pesta sekali seumur hidup untuk merayakan malam bersama.

Acara ini terselenggara atas kerjasama :

Perpustakaan Literati, Cinema Poetica, dan KenyangBego

 

4 responses to “From the Garden of Culinary Romance

  1. paul agusta

    October 10, 2011 at 11:44 am

    Kamome Diner ga diputar?😦

     
  2. kenyangbego

    October 10, 2011 at 12:01 pm

    wah, maaf, sayang sekali, Kamome tidak masuk dalam daftar yang diberikan pada kami.

     
  3. paul agusta

    October 10, 2011 at 12:28 pm

    THE COOK THE THIEF HIS WIFE & HER LOVER? Kenapa ga Silence of the Lambs dan Ravenous aja sekalian? :p

     
  4. paul agusta

    October 10, 2011 at 12:36 pm

    Aneh aja bahwa pemutaran film bertema kuliner memutar film yang ada unsur kanibalismenya. Apakah kanibalisme sudah diterima secara umum sebagai cabang dari ilmu kuliner?

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: