RSS

Snack yang Terlupa — Bag. II

4. Milk Chocolate Jago (Produksi PT. Ceres)

Coklat batang tipis (tanpa kombinasi topping tambahan) dengan motif kotak (supaya saat dibagi-bagi sudah ada jalur potongnya) ini sama nge-top nya dengan Ksatria Baja Hitam di era 90’an. Ke-jago-annya berbanding lurus dengan Kotaro Minami. Coklat ini hampir disukai dan dikonsumsi setiap hari oleh anak-anak, sama seperti mereka menyukai dan menonton Ksatria hebat ini setiap hari.

Biasa disebut dengan coklat kampung, karena harga jualnya tidak sampai Rp. 1.000,- perak sampai sekarang. Coklat ini sampai sekarang (masih) di produksi oleh PT. Ceres, pabrik coklat yang berada di Bandung yang juga memproduksi coklat batangan berkacang mete, Silver Queen.

Coklat lembutnya dikombinasikan dengan susu dan rasanya sangat manis. Kemasannya di tahun 90 berwarna dasar putih dengan logo si ayam Jago di sebelah kanan. Sekarang sudah berubah, sekilas hampir mirip dengan produk coklat wafer dari Nestle, dengan dasar kemasan berwarna merah, logo ayam Jago ditaruh di sebelah kiri kemasan.

5. Yosan Buble Gum (Produksi PT. Mustika Manis Utama Corp.)

Permen karet Yosan sudah lebih dari 25 tahun menemani anak Indonesia

Sekiranya hampir tak ada anak kecil yang tak menyukai permen karet. Permen karet dengan merk Yosan adalah salah satu yang paling fenomenal di eranya. Permen sederhana ini berwarna jambon, berbentuk persegi panjang, kecil, panjangnya sekitar 3-4cm dengan ketebalan tak sampai 1 cm, dikemas dengan kertas bergambar karakter yang di dalamnya dilapisi pula dengan kertas sejenis aluminium di dalamnya.

Rasanya memang berbeda dengan permen karet yang beredar sekarang seperti Big Babol atau Lotte Bubble Gum. Sangat manis dan teksturnya kasar. Kebanyakan orang tua melarang anak-anak mengkonsumsi permen karet supaya tidak batuk. Justru ini adalah persepsi yang keliru. Di samping anak-anak juga bisa melakukan kejahilan kreatif dengan permen karet, permen jenis ini memang ditujukan kepada anak-anak agar mereka mengunyah, karena gerakan mengunyah permen karet yang konstan dapat merangsang otak untuk tetap terjaga dan bisa mengatur kesadaran serta perhatian dalam mengolah informasi dengan lebih baik saat menerima pelajaran.

Yosan sudah menemani kegiatan anak-anak selama 25 tahun lebih. Kenangan yang pasti teringat saat membeli permen karet ini adalah hadiah kaos anak-anak yang bisa didapatkan dengan mengumpulkan huruf Y-O-S-A-N yang tertera di bungkusnya. Tapi sayang, huruf N dari Yosan sepertinya hanya diproduksi satu dari dari berjuta-juta permen yang beredar. Hingga saat ini, permen karet Yosan sudah di ekspor ke berbagai negara seperti USA, Eropa, Filipina, Korea, Malaysia ataupun India dengan produk dan rasa yang bermacam-macam.

6. Mr. Sarmento (sampai sekarang belum mendapat informasi dari manapun tentang produsennya)

si Mr. Sarmento

Permen ini dibungkus dengan kemasan berwarna coklat bergambar pria berkumis tebal menggunakan topi besar khas Mexico, Amerika Latin. Sebenarnya, terlalu sedikit informasi tentang permen ini yang bisa dikumpulkan. Ingatan tentang permen ini pun hanya sebatas rasa dan bentuk saja. Tetapi, iklannya yang sempat mampir di televisi lokal dan punya jargon, “Mr. Sarmento, permen rasa Sarsaparilla” cukup mengingatkan kita akan keberadaan permen ini.

Sarsaparilla adalah rasa yang biasa kita jumpai kala meminum rootbeer. Sarsaparilla atau Smilax Officinalis adalah nama tumbuhan tropis asli Amerika. Tumbuhan ini merupakan kerabat bunga lili. Akarnya beraroma dan daunnya berbentuk seperti hati. Bagian dari sarsaparilla yang paling sering digunakan adalah akarnya. Akar sarsaparilla yang dikeringkan pada jaman dahulu dipakai sebagai obat herbal untuk mengatasi batuk, arthritis, dan gangguan sistem urin. Sekarang, sarsaparilla digunakan sebagai salah satu bahan campuran soft drink rootbeer, yang terdiri dari vanilla, batang pohon cherry, pala, akar tebu, dan sirup gula. Itulah rasa yang diusung oleh permen Mr. Sarmento dengan ikon pria kuntetnya.

Saat ini, Mr. Sarmento sudah benar-benar menghilang. Tak ada lagi jejak yang bisa ditelusur mengenai permen ikonik ini.

7. Permen Trebor (Produksi Trebor House, London)

Permen Trebor rasa chocolate mint

Permen ini unik. Rasanya menggigit. Parasnya cantik berwarna kuning agak oranye dibungkus apik dengan “puntiran” plastik bening di kedua sisi. Rasa yang sangat kuat saat permen pecah membuat air liur seketika keluar dengan deras. Sensasi inilah yang ditawarkan oleh William Woodcock (boiler gula) dan Robert Roberstson yang merilis permen Trebor di tahun 1935.

Di Indonesia, permen ini baru nge-hits pada tahun 80 akhir menjelang 90. Permen ini termasuk permen yang bertekstur keras. Mengkonsumsinya harus dengan cara “diemut” sampai habis. Permukaannya kasar dan bermotif. Permen Trebor biasa dijamah oleh kalangan anak-anak Sekolah Dasar hingga menengah pertama. Ada berbagai macam rasa, salah satunya Chocolate Mint.

Untuk pendistribusiannya, PT. Trebor Indonesia ditunjuk sebagai produsen yang mendistribusikan permen ini di Indonesia. Tapi sayangnya, pabrik yang dulu berada di kawasan Pasar Minggu beserta permennya saat ini sudah menghilang.

Yang unik dari permen Trebor selain perpaduan rasa kecut dan manisnya adalah nama Trebor itu sendiri yang punya nilai trivia. Trebor merupakan nama permen yang diambil dari kebalikan nama sang pembuat.

<—- daftar sebelumnya

 

11 responses to “Snack yang Terlupa — Bag. II

  1. Bond Chan

    January 10, 2012 at 10:41 pm

    mr sarmento??? asli ga pernah ngerti permen ini..😀 tapi keren.. jadi inget permen trebor.. permen collins yang rasa kacang.. dua2nya punya rasa aneh di lidah aku sampe sekarang..

     
    • kenyangbego

      January 13, 2012 at 12:31 am

      Butternut collins permen yg bikin saya eneg bahkan bayanginnya sekarang aja eneg :0

       
  2. ana

    January 16, 2012 at 3:23 pm

    aku tambahin ya ‘min..
    ada jagoan neon, chiclets, lotte buble gum (yg bentuknya kayak koyo), peez bonbon (sampe skrg masih ada), pindy twist, trebor, new york nougat (skrg jg masih),

     
    • via

      September 24, 2014 at 2:10 pm

      msh adanya beli dmn yaa kira2?? mba ana

       
  3. kenyangbego

    January 16, 2012 at 4:06 pm

    trebor udah ada tuh😀
    emang banyak banget sih, tapi ke tujuh daftar ini semoga sudah mewakili🙂

     
  4. kartika wijayanti

    January 23, 2012 at 9:46 pm

    wah, itu semua snack masa kecilku. ada sugus juga, ada mi-mi snack bungkus kecil2 yang dijual rentengan. dulu berapa ya? aduh, ingat masa kecil nih..

     
    • kenyangbego

      January 23, 2012 at 10:09 pm

      Eng sekarang udah besar ya, kartika?

       
  5. asty dee

    March 22, 2013 at 2:27 pm

    semuanya dah aku rasaen..and i’m like it🙂
    yosan cari dimana ya????

     
  6. pujiana

    September 20, 2013 at 7:49 am

    pengen makan mr. sarmento, bisa beli dimana ya???

     
  7. orpheus

    August 6, 2014 at 2:28 am

    maaf untuk yg no.6. permen mr.sarmento itu kemasannya berwarna ungu (bukan coklat).
    produksi NIMM’S cmiiw.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: