RSS

Sobat Spatula

Paul Agusta

Lahir di Jakarta, 1980. Sudah hobi memasak sejak umur 5 tahun. Di umur 7 tahun telah berhasil menciptakan resep orisinil pertamanya. Super “snob” dengan bahan-bahan yang digunakan di dalam resepnya. Jika harus memilih untuk membayar uang muka mobil atau membeli 1 wheel Rochefort 20 kg, sudah barang tentu ia akan membeli Rochefort. Ingin tau alasannya, tanyakan saja langsung di twitter @PHAGusta.


Mahar Gireta Rosalia

Mahasiswi Ilmu Komunikasi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta ini lahir  pada 9 September 1990. Ia dan makanan disebut-sebut bagai pinang dibelah kampak, melebur jadi satu. Walau begitu, aktivitas kegemarannya selain mengikuti kuliah dan kuliner adalah menggeluti  sesi potret memprotret beserta sesi jalan-jalannya. Perempuan ini juga mengaku, dirinya saat ini telah menjadi idola khayalak ramai.
Mengapa ia bisa menjadi idola? Mungkin salah satu penyebabnya adalah karena ia merupakan perintis  hashtag #FiksiMesum di social media Twitter. Ingin ikut bergabung? Follow saja akun @ladygorgom miliknya.

Damar N. Sosodoro

Suka mencoba masakan baru (baca: yang belum pernah dia kenal), meski selera makannya masih tergolong sangat konservatif. Baginya, memasak adalah satu ritual yang menyenangkan sekaligus merepotkan, terkadang kolosal bahkan sedikit sakral. Turut berbahagia dan men-support sekuat tenaga atas dirintisnya blog (semoga ke depan juga website!) kuliner ini. Manusia dapat menyoal apa saja, meski cuma berangkat dari semangkuk mie ayam yang ada di hadapannya. Toh perkara kuliner tak melulu soal makanan yang masuk ke perut via mulut. Sekarang pria berjenggot ini sedang merampungkan studinya di Sosiologi UGM dan penggiat Perpustakaan Literati, Yogyakarta. Ingin kenal lebih dalam, silahkan cek timeline Twitternya di @mirzmade.

Ratri Indraswari

Perempuan lucu berkerudung ini sedang menyelesaikan ke”galau”an nasib Thesis jenjang S2-nya, Magister Manajemen, Universitas Gadjah Mada setelah sebelumnya mengambil studi Biologi di kampus yang sama. Motto perempuan kelahiran 1986 ini adalah tak ada yang seenak dan se-instant mie instant. Lucu dan unik memang, seperti nama akun twitter lucu miliknya @bukanriri yang bisa diakses untuk kontak langsung secara personal.

Corry Elyda

Tak pernah masuk jajaran golongan pandai memasak baik di rumah ataupun di lingkup teman-teman, ia tetap sering mencoba walau harus kembali ke resep atau adik tercinta. Untuk urusan makanan, cita-citanya sederhana; mencoba semua toko kue yang ada di kota tempat ia tinggal. Karena pekerjaannya lebih banyak berhubungan dengan angka, akhirnya memanfaatkan media seperti blog kenyangbego ini sebagai sarana balas dendam menulis. Sudah lama terobsesi dengan berbagai jenis berries, terutama yang di atas cheese cake hingga nama twitternya pun harus @selaiblueberry. Silahkan menghubungi melalui nama lezat itu bila ingin kenal lebih dekat.

1 | next

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: